[av_one_full first min_height=” vertical_alignment=” space=” custom_margin=” margin=’0px’ padding=’0px’ border=” border_color=” radius=’0px’ background_color=” src=” background_position=’top left’ background_repeat=’no-repeat’ animation=” mobile_display=”] [av_image src=’https://programakuntansi.net/wp-content/uploads/2019/02/FRAUD.png’ attachment=’887′ attachment_size=’full’ align=’center’ styling=” hover=” link=” target=” caption=” font_size=” appearance=” overlay_opacity=’0.4′ overlay_color=’#000000′ overlay_text_color=’#ffffff’ animation=’no-animation’ admin_preview_bg=”][/av_image] [/av_one_full] [av_one_full first min_height=” vertical_alignment=” space=” custom_margin=” margin=’0px’ padding=’0px’ border=” border_color=” radius=’0px’ background_color=” src=” background_position=’top left’ background_repeat=’no-repeat’ animation=” mobile_display=”] [av_textblock size=’14’ font_color=’custom’ color=’#000000′ admin_preview_bg=”] Banyak pebisnis ketika memulai usaha membuat suatu strategi pemasaran yang demikian hebat untuk kemajuan usahanya. Strategi pemasaran yang dibuat dituangkan dan di aplikasikan ke perusahaan dengan melakukan rekruit karyawan yang dianggap kompeten dan sesuai dengan standart kebutuhan perusahaan. Perusahaan dari awal berdiri sudah memikirkan cara untuk memanfaatkan karyawan sesuai dengan fungsinya masing-masing, dari apa yang boleh mereka kerjakan dan apa yang tidak boleh mereka kerjakan sesuai dengan prosedur pengendalian kerja di perusahaan, untuk mengindari kecurangan atau fraud yang dilakukan oleh perusahaan.

prosedur pengendalian kerja yang dibuat oleh perusahaan walau sudah dibuat sedemikian bagus di awal oleh pemilik perusahaan bisa jadi akan menimbulkan celah untuk karyawan untuk membuat suatu kecurangan atau di akuntansi biasa menyebutkan Fraud

Fraud sendiri dapat di artikan sebagai penipuan kriminal untuk memberikan keuntungan financial bagi pelakunya dan merugikan pihak lain (perusahaan). Fraud biasanya dilakukan karyawan internal karena ada kesempatan dan celah untuk mendapatkan keuntungan pribadi, fraud merusak sistem kerja di perusahaan karena merusak mental karyawan yang lain.


[/av_textblock] [/av_one_full] [av_one_full first min_height=” vertical_alignment=” space=” custom_margin=” margin=’0px’ padding=’0px’ border=” border_color=” radius=’0px’ background_color=” src=” background_position=’top left’ background_repeat=’no-repeat’ animation=” mobile_display=”] [av_textblock size=’14’ font_color=’custom’ color=’#000000′ admin_preview_bg=”] Association of Certified Fraud Examinations (ACFE), salah satu lembaga aktif di Amerika membagi Fraud menjadi 3 kelompok, Antara Lain :

Financial Statement Fraud(Kecurangan laporan keuangan)

kecurangan ini banyak terjadi di perusahaan, terutama di bagian accounting atau keuangan, Biasanya kecurangan ini dikarenakan masih menggunakan sistem keuangan yang masih konvensional, sehingga ketika laporan masih mungkin datanya untuk dirubah, pada umumnya laporan yang sudah di buat, apalagi sudah di ajukan ke pihak management sudah tidak boleh lagi bagian keuangan atau accounting untuk merubah datanya sedikitpun. Jika ada perubahan atau juga kesalahan, mereka akan membuat jurnal koreksi dibulan berikutnya.

Asset misappropriation (Menyalahgunakan Asset)

kecurangan berikutnya adalah menggunakan asset perusahan untuk kepentingan pribadinya masing-masing tanpa ada persetujuan dari atasan. kecurangan ini seperti menggunakan kas perusahaan untuk manfaat pribadi, menerima pembayaran custumer dan masukan ke rekening pribadi, menjual barang-barang perusahaan, kegiatan ini bisa dilakukan bagian manapun. karena segala prosedur masih berjalan dengan konvensional, seperti masih menggunakan nota manual dan tanpa persetujuan dari atasan.

Corruption (Korupsi)

kegiatan ini biasanya merugikan perusahaan dalam jumlah yang besar secara nilai, dengan melakukan suap dan dilakukan lebih dari satu orang.


[/av_textblock] [/av_one_full][av_one_full first min_height=” vertical_alignment=” space=” custom_margin=” margin=’0px’ padding=’0px’ border=” border_color=” radius=’0px’ background_color=” src=” background_position=’top left’ background_repeat=’no-repeat’ animation=” mobile_display=”] [av_textblock size=’14’ font_color=’custom’ color=’#000000′ admin_preview_bg=”]

Terdapat 3 Cara menghindari Fraud terjadi :

  1.  Manciptakan lingkungan kerja yang kondusif di perusahan, seandainya perusahaan dan karyawan bisa menciptakan suasana seperti ini, dan terbuka mengenai kondisi perusahan, mental karyawan juga diharapkan berubah dan lebih menghargai perusahaan di tempatnya bekerja.
  2. Membuat Standart Operasional pekerjaan (SOP), jika setiap karyawan mempunyai Job description yang jelas dan tidak tumpang tindih dengan karyawan yang lain. setiap karyawan akan berpikir ulang untuk melakukan kecurangan, karena akan melibatkan perusahaan lain.
  3. Menggunakan Software Akuntansi. Software akuntansi selain membantu dari sisi pencatatan dan penyajian laporan keuangan, juga berfungsi sebagai control dalam pemberian otorisasi dan wewenang dari level terendah sampai ke level management tertinggi. Ketika menggunakan software akuntansi, si user akan membuat data transaksi sesuai dengan kondisi yang sebenarnya, kenapa? karena software akuntansi mempunyai hak akses dan otorisasi yang berjenjang, sehingga ada bagian diatasnya yang akan melakukan approval sekaligus kroscek atas apa yang di entry oleh si user.

Namun dari ketiga hal di atas, software akuntansi bisa menjadi solusi, karena fungsi approval sudah banyak perusahaan yang menggunaan sistem tersebut dan biasanya terdapat laporan jejak pemeriksaan yang isinya kegiatan masing masing user dari tanggal mereka input, edit/hapus dan laporan apa saja yang masing-masing user dapat akses.
[/av_textblock] [/av_one_full][av_one_full first min_height=” vertical_alignment=” space=” custom_margin=” margin=’0px’ padding=’0px’ border=” border_color=” radius=’0px’ background_color=” src=” background_position=’top left’ background_repeat=’no-repeat’ animation=” mobile_display=”] [av_button label=’COBA GRATIS DISINI’ link=’manually,https://accurate.id/?a=WVGE671G’ link_target=” size=’large’ position=’center’ icon_select=’no’ icon=’ue800′ font=’entypo-fontello’ color=’blue’ custom_bg=’#444444′ custom_font=’#ffffff’ admin_preview_bg=”] [/av_one_full] [av_one_full first min_height=” vertical_alignment=” space=” custom_margin=” margin=’0px’ padding=’0px’ border=” border_color=” radius=’0px’ background_color=” src=” background_position=’top left’ background_repeat=’no-repeat’ animation=” mobile_display=”] [av_video src=’https://programakuntansi.net/wp-content/uploads/2019/02/Software-Pembukuan-Paling-GAMPANG-Accurate-Online-Overview.mp4′ format=’16-9′ width=’16’ height=’9′] [/av_one_full]