[av_one_full first min_height=” vertical_alignment=” space=” custom_margin=” margin=’0px’ padding=’0px’ border=” border_color=” radius=’0px’ background_color=” src=” background_position=’top left’ background_repeat=’no-repeat’ animation=” mobile_display=”] [av_image src=’https://programakuntansi.net/wp-content/uploads/2019/04/Pertumbuhan-UMKM-Semakin-Menggila.png’ attachment=’1259′ attachment_size=’full’ align=’center’ styling=” hover=” link=” target=” caption=” font_size=” appearance=” overlay_opacity=’0.4′ overlay_color=’#000000′ overlay_text_color=’#ffffff’ animation=’no-animation’ admin_preview_bg=”][/av_image] [/av_one_full][av_one_full first min_height=” vertical_alignment=” space=” custom_margin=” margin=’0px’ padding=’0px’ border=” border_color=” radius=’0px’ background_color=” src=” background_position=’top left’ background_repeat=’no-repeat’ animation=” mobile_display=”] [av_textblock size=’14’ font_color=’custom’ color=’#000000′ admin_preview_bg=”] Peran Investor membuat pertumbuhan UMKM (Usaha mikro kecil menengah) dan usaha Start Up semakin menggila. Karena itu jangan heran banyak perusahaan start up atau UMKM yang saat ini sedang banyak bermunculan dan berkembang dengan pesat. Dalam kurun waktu tertentu, berbagai macam perusahaan yang tergolong dalam bagian UMKM dan Start Up dapat menyelesaikan permasalahan pengangguran dengan menyerap tenaga kerja yang tidak sedikit. Kemampuan yang dimiliki sektor usaha yang berikutnya adalah dari sisi produk yang baik dan disukai oleh Masyarakat saat ini, peran dari sosial media dan teknologi digital juga sangat penting membuat produk mereka menjadi dikenal masyarakat dan membuat Investor tertarik untuk menanamkan Modalnya di perusahaan start Up dan UMKM.

Setelah melihat prospek yang cerah dari UMKM dan perusahaan start up apakah membuat investor akan langsung tertarik menanamkan modalnya, tentunya bukan hanya hal tersebut. Investor juga perlu ukuran untuk menilai bagaimana kinerja suatu perusahaan apakah cocok dana mereka diinvestasikan disana

Lalu bagaimana cara mengukurnya, Laporan keuangan bisa dijadikan sebagai alat untuk menilai bagaimana perusahaan tersebut berjalan dan berkembang. Hal ini dikarenakan informasi di dalam laporan keuangan bisa memberikan analisis bagaimana perusahaan akan mengembangkan dana investasi tersebut untuk kemudian dijadikan keuntungan bagi investor.

Bagi investor, memerhatikan angka-angka yang terdapat di dalam laporan keuangan adalah hal wajib. Selain untuk mengetahui kinerja perusahaan, laporan keuangan juga memberikan gambaran manajemen keuangan serta bagaimana sistem perusahaan berjalan. Di bawah ini akan kami jelaskan mengenai cara investor menilai bisnis lewat laporan keuangannya.

Neraca

Neraca adalah laporan keuangan yang mencerminkan bagaimana posisi keuangan suatu perusahaan. Neraca keuangan terdiri dari aktiva (aset), kewajiban (utang), serta ekuitas (modal). Aktiva atau disebut juga aset bisa didefinisikan sebagai segala sesuatu yang perusahaan miliki. Sedangkan pasiva (kewajiban dan ekuitas) bisa dikatakan sebagai segala sesuatu yang perusahaan lakukan untuk mendapatkan atau membiayai aset. Aktiva dibagi menjadi aktiva lancar dan aktiva tidak lancar. Kewajiban (utang) bisa dikatakan sebagai segala sesuatu yang harus dibayarkan oleh perusahaan. Kewajiban terdiri dari dua, kewajiban lancar dan tidak lancar. Selain itu, pahami pula apa yang dimaksud ekuitas perusahaan.

Laba Rugi

Laporan Laba Rugi bisa didefinisikan sebagai ringkasan dari aktivitas perusahaan di periode tertentu. Laporan ini menggambarkan hasil bersih (laba) atau kerugian yang timbul (rugi) dari semua jenis kegiatan bisnis yang dilakukan oleh perusahaan.

Arus Kas

Laporan ini menggambarkan tentang penerimaan serta pengeluaran kas suatu perusahaan selama periode tertentu. Laporan Arus Kas kemudian dikelompokkan ke dalam tiga bagian yakni aktivitas operasi, investasi, serta pendanaan. Dari Laporan Arus Kas ini, investor bisa mengetahui apakah perusahaan yang akan didanai cukup atau tidak untuk bisa membagi dividen. Selain itu, laporan ini juga menerangkan tentang apa yang sebenarnya terjadi pada perusahaan tersebut. Dari laporan arus kas ini bisa diketahui bahwa walau perusahaan mengalami kerugian, ia masih bisa hidup jika arus kas menunjukkan angka positif.

Ekuitas

Secara sederhana pengertian ekuitas bisa diartikan sebagai besarnya hak atau kepentingan pemilik perusahaan pada harta perusahaan. Istilah ekuitas berasal dari kata equity atau equity of ownership yang berarti kekayaan bersih perusahaan. Sebuah laporan perubahan ekuitas berisi gambaran angka-angka yang menunjukkan perubahan dengan gambaran peningkatan atau juga penurunan dari aktiva bersih termasuk juga dari kekayaan selama periode tertentu dimana laporan dilakukan

Dari semua yang disampaikan diatas, dapat disimpulkan laporan keuangan adalah salah satu hal penting yang harus diperhatikan oleh perusahaan jika ingin mengetahui usahanya sendiri maupun menarik calon investor. Sebuah laporan keuangan yang baik, tentunya tidak hanya sekedar mencantumkan angka-angka didalamnya. Namun juga harus memiliki kesesuaian dengan standar akuntansi yang telah diterima secara umum dan disajikan tidak secara manual. Untuk memudahkan proses pencatatan akuntansi dan menyajikan laporan  keuangan perusahaan, Solusinya adalah menggunakan software akuntansi salah satunya dengan Software Accurate.

Baca juga : Software akuntansi top brand Indonesia

Software Accurate merupakan software akuntansi yang mulai digunakan untuk kegiatan usaha di tahun 2000, saat ini pengguna nya sudah mencapai 180 ribu pengguna usaha dari seluruh Indonesia. Software accurate membantu proses pencatatan dari transaksi umum yang sering terjadi di perusahaan seperti mencatat Kas masuk dan keluar, pembelian dan penjualan, hutang dan piutang dan sebagainya dan yang terpenting laporan keuangan sudah otomatis jadi dan dapat dilihat secara Real time dan kapan Saja.
[/av_textblock] [/av_one_full]