[av_one_full first min_height=” vertical_alignment=” space=” custom_margin=” margin=’0px’ padding=’0px’ border=” border_color=” radius=’0px’ background_color=” src=” background_position=’top left’ background_repeat=’no-repeat’ animation=” mobile_display=”] [av_image src=’https://programakuntansi.net/wp-content/uploads/2019/03/ANALISA-RASIO-PERUSAHAAN-MENGGUNAKAN-SOFTWARE-ACCURATE.png’ attachment=’1146′ attachment_size=’full’ align=’center’ styling=” hover=” link=” target=” caption=” font_size=” appearance=” overlay_opacity=’0.4′ overlay_color=’#000000′ overlay_text_color=’#ffffff’ animation=’no-animation’ admin_preview_bg=”][/av_image] [/av_one_full][av_one_full first min_height=” vertical_alignment=” space=” custom_margin=” margin=’0px’ padding=’0px’ border=” border_color=” radius=’0px’ background_color=” src=” background_position=’top left’ background_repeat=’no-repeat’ animation=” mobile_display=”] [av_textblock size=’15’ font_color=’custom’ color=’#000000′ admin_preview_bg=”] Analisa rasio keuangan perusahaan sangat penting sebagai alat prediksi dan menilai perusahaan tersebut dalam keadaan baik atau malah mengarah ke Pailit  . Selain hal tersebut analisa rasio juga bisa dijadikan sebagai acuan perkembangan bisnis. Salah satu cara mudah untuk membuat analisa rasio adalah menggunakan software Accurate . Sebenarnya apakah analisa rasio keuangan itu dan bagaimana fungsinya? Untuk lebih jelasnya simak penjelasannya di bawah ini.

Pengertian Analisa Rasio Keuangan

Analisa rasio merupakan perbandingan angka yang satu dengan  angka lain sebagai suatu hubungan. Sedangkan keuangan adalah sesuatu yang berhubungan dengan akuntansi seperti pengelolaan keuangan dan laporan keuangan. Jadi rasio keuangan adalah indeks yang menghubungkan dua angka akuntansi dan diperoleh dengan membagi satu angka dengan angka lainnya .

Setelah mengetahui pengertian rasio keuangan, Perlu juga memahami perngertian dari analisa yaitu proses untuk memecahkan sesuatu ke dalam bagian-bagian yang lebih dalam dan menyatu satu dengan yang lainnya. Jadi analisis rasio keuangan adalah proses pengamatan indeks yang berhubungan dengan akuntansi pada laporan keuangan seperti neraca, laporan laba rugi, dan laporan arus kas dengan tujuan untuk menilai kinerja keuangan suatu perusahaan. Analisis ini digunakan untuk  memberikan gambaran informasi mengenai posisi keuangan dan kinerja perusahaan yang dapat dijadikan sebagai pedoman dalam mengambil keputusan bisnis.

Analisis rasio keuangan digunakan oleh dua pengguna utama, yakni investor dan manajemen. Investor menggunakan rasio keuangan untuk melihat apakah perusahaan itu investasi yang bagus atau tidak. Dengan membandingkan rasio keuangan antar perusahaan dan antar industri, investor dapat menentukan investasi mana yang paling baik. Sedangkan manajemen menggunakan rasio keuangan untuk menentukan seberapa baik kinerja perusahaan untuk mengevaluasi kemana perusahaan dapat memperbaiki diri. Misalnya, jika perusahaan memiliki margin kotor yang rendah, manajer dapat mengevaluasi bagaimana meningkatkan margin kotor mereka.

Jenis Analisa Rasio yang ada di Software Accurate

Software Accurate selain berfungsi untuk mencatat transaksi keuangan sampai menghasilkan laporan keuangan. Salah satunya mempunyai fungsi lain untuk membuat analisa rasio keuangan yang terjadi sampai hari ini apakah perusahaan dalam keadaaan sehat atau tidak dan juga analisa rasio tersebut bisa sebagai dasar untuk pengambilan keputusan di dalam bisnis. Beberapa jenis rasio yang di dapatkan di software accurate antara lain:

  1. Rasio Likuiditas (Liquidity Ratio)

Rasio likuiditas adalah rasio yang mengukur kemampuan likuiditas jangka pendek suatu perusahaan dengan melihat aktiva lancar perusahaan relatif terhadap hutang lancarnya. Dalam rasio likuiditas, analisis dapat dilakukan dengan menggunakan rasio sebagai berikut:

  1. Rasio Lancar (Current Ratio), merupakan rasio untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban jangka pendek atau hutang yang segera jatuh tempo dengan aktiva lancar yang tersedia.
  2. Rasio Cepat (Quick Ratio / Acid Test Ratio), merupakan rasio yang menunjukkan kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban atau utang lancar dengan aktiva lancar tanpa memperhitungkan nilai persediaan.
  3. Rasio Solvabilitas (Leverage / Solvency Ratio), merupakan rasio yang menunjukkan kemampuan perusahaan untuk memenuhi seluruh kewajibannya baik jangka pendek maupun jangka panjang.
  1. Rasio Perputaran Persediaan (Inventory turnover ratio)

Rasio perputaran persediaan mengukur aktivitas atau likuiditas perusahaan dilihat dari ketersediaan barang. Rasio ini menunjukkan efisiensi di mana perusahaan menggunakan seluruh aktivanya untuk menghasilkan penjualan.

  1. Rasio Aktivitas (Activity Ratio)

Rasio aktivitas menunjukkan tingkat efektivitas penggunaan aktiva atau kekayaan perusahaan kepada Anda. Rasio yang digunakan adalah:

  1. Rasio utang terhadap aktiva (total debt to asset ratio), mengukur seberapa besar aktiva perusahaan dibiayai oleh hutang atau seberapa besar hutang perusahaan berpengaruh terhadap pengelolaan aktiva.
  2. Rasio utang terhadap ekuitas (total debt to equity ratio), menunjukkan hubungan antara jumlah utang jangka panjang dengan jumlah modal sendiri yang diberikan oleh pemilik perusahaan yang berguna untuk mengetahui jumlah dana yang disediakan kreditur dengan pemilik perusahaan.
  1. Rasio Profitabilitas dan Rentabilitas (Profitability Ratio)

Merupakan rasio yang menunjukkan tingkat imbalan atau perolehan (keuntungan) dibanding penjualan atau aktiva. Analisa ini dapat dilakukan dengan menggunakan rasio sebagai berikut:

  1. Margin laba kotor (gross profit margin), merupakan ukuran persentase dari setiap hasil sisa penjualan sesudah perusahaan membayar harga pokok penjualan.
  2. Margin laba operasi (operating profit margin), merupakan ukuran  persentase dari setiap hasil sisa penjualan sesudah semua biaya dan pengeluaran lain dikurangi kecuali bunga dan pajak, atau laba bersih yang dihasilkan dari setiap rupiah penjualan.
  3. Margin laba bersih (net profit margin), merupakan ukuran persentase dari setiap hasil sisa penjualan sesudah dikurangi semua biaya dan pengeluaran, termasuk bunga dan pajak.
  1. Rasio Investasi (Investment Ratio)

Rasio investasi merupakan rasio yang mengukur kemampuan perusahaan dalam memberikan kembalian atau imbalan kepada para pemberi dana, khususnya investor yang ada di pasar modal dalam jangka waktu tertentu. Rasio tersebut memiliki nilai manfaat bagi para investor sesuai fungsi laporan keuangan bagi investor untuk menilai kinerja sekuritas saham di pasar modal.

Setelah penjelasan analisa rasio yang ada di software accurate, kesimpulannya adalah laporan keuangan merupakan dasar penting untuk membuat suatu analisa rasio keuangan. untuk mempermudah pekerjaan dari proses entry data sampai ke tahap laporan keuangan sampai membuat suatu analisa rasio, semua proses tersebut sudah di sediakan di software accurate.

Software Accurate merupakan software akuntansi yang sudah paket yang melibatkan bagian bagian penting yang ada di perusahaan, seperti accounting, finance, pembelian, marketing, gudang dan lainnya. untuk mengetahui fitur penting apa yang ada di software accurate silahkan pelajari link di bawah ini.

Baca juga: Software Accurate untuk membantu aktivitas keuangan Perusahaan

[/av_textblock] [/av_one_full]