[av_one_full first min_height=” vertical_alignment=” space=” custom_margin=” margin=’0px’ padding=’0px’ border=” border_color=” radius=’0px’ background_color=” src=” background_position=’top left’ background_repeat=’no-repeat’ animation=” mobile_display=”] [av_image src=’https://programakuntansi.net/wp-content/uploads/2020/01/Bagaimana-proses-pembelian-sesuai-prosedur.png’ attachment=’2233′ attachment_size=’full’ align=’center’ styling=” hover=” link=” target=” caption=” font_size=” appearance=” overlay_opacity=’0.4′ overlay_color=’#000000′ overlay_text_color=’#ffffff’ animation=’no-animation’ admin_preview_bg=”][/av_image] [/av_one_full][av_one_full first min_height=” vertical_alignment=” space=” custom_margin=” margin=’0px’ padding=’0px’ border=” border_color=” radius=’0px’ background_color=” src=” background_position=’top left’ background_repeat=’no-repeat’ animation=” mobile_display=”] [av_textblock size=’14’ font_color=’custom’ color=’#000000′ admin_preview_bg=”] Proses pembelian merupakan kegiatan untuk mendapatkan barang atau jasa dengan cara memberikan balas jasa berupa sejumlah uang bernilai sama dengan barang atau jasa yang diperolehnya. Di mana, barang atau jasa yang dibeli merupakan kebutuhan konsumen, pedagang, dan produsen. Ketika konsumen membeli barang/jasa, biasanya mereka akan mengonsumsi dan menggunakannya sendiri, baik dalam bentuk barang kebutuhan pokok, barang kebutuhan penunjang, ataupun barang mewah. Sedangkan, jika pedagang yang membeli, biasanya ia akan menjualnya kembali dengan tujuan memperoleh keuntungan. Namun, akan berbeda juga ketika seorang produsen yang membeli, biasanya ini akan membantu mereka memenuhi kebutuhan perusahaan, misalnya bahan baku yang dapat digunakan untuk menunjang proses produksi.

Bagaimana Proses Pembelian yang Benar dan sesuai Prosedur ?

1. Permintaan Bagian Penjualan

Alur pertama dalam proses pembelian dimulai dari bagian penjualan atau bagian produksi yang mengajukan permintaan barang. Di mana permintaan ini dapat ditentukan dengan 3 cara yaitu;

  • Intuitif; cara ini dilakukan dengan memprediksi barang apa saja yang dibutuhkan pelanggan.
  • Penelitian Pasar; dilakukan dengan meneliti permintaan konsumen yang paling banyak atau dengan cara langsung terjun ke masyarakat umum.
  • Perhitungan Stok Barang; bagian penjualan akan menyampaikan permintaan barang ke bagian gudang.

2. Membuat Pesanan Pembelian untuk Pemasok

Purchase order juga merupakan sebuah kontrak yang membentuk kesepakatan antara pembeli dan penjual mengenai barang yang ingin dibeli oleh pihak pembeli. Setelah purchase order telah dibuat dan dikirim ke penjual, penjual kemudian memutuskan apakah akan menerima kontrak atau tidak. Jika purchase order diterima, penjual telah setuju untuk menjual produk dan jumlah yang tercantum pada harga yang ditetapkan oleh pembeli.

3. Surat Pemberitahuan Penerimaan Barang

Surat penerimaan barang adalah surat yang dibuat oleh pihak pembeli berdasarkan referensi dari pesanan pembelian atau surat pengiriman barang  yang diterima oleh bagian gudang.  Surat pemberitahuan barang dinggap sah setelah gudang melakukan check barang dan dibandingkan dengan .

4.  Surat faktur pembelian

Faktur pembelian adalah faktur atau invoice yang diterima oleh konsumen atau pembeli dari penjual. Faktur pembelian merupakan istilah untuk faktur penjualan di mana barang atau jasa yang dibeli sudah diterima. Jadi, dengan kata lain faktur pembelian sebenarnya sama dengan faktur penjualan  tetapi beda sudut pandangnya saja. Khusus faktur pembelian fungsinya secara akuntansi adalah untuk mengakui hutang dari pihak pembeli ke pemasok

5.  Surat Pembayaran Pemasok

Surat pembayaran pemasok adalah surat yang digunakan oleh bagian pembelian untuk membuatkan kwitansi khusus yang ditandatangani oleh pemasok bahwa pembayaran sudah dilakukan oleh pihak pembeli.

6.  Melampirkan Persetujuaan untuk Masing-masing Dokument

Selain surat pembelian yang sudah pernah dibahas diatas sangat penting juga membuat yang namanya surat persetujuan atas masing-masing surat pembelian yang di atas. Pentingnya surat persetujuan adalah sebagai alat kontrol perusahaan untuk mengindari kemungkinan-kemungkinan yang tidak diinginkan.

Demikian proses pembelian yang benar yang biasanya dikerjakan oleh perusahaan dalam setiap melakukan pembelian barang ke pemasok. Menyederhanakan pembelian sangatlah penting untuk memudahkan dalam setiap bagian untuk saling kontrol, oleh karena itu di perusahaan menggunakan software akuntansi untuk mencatat aktivitas pembelian. Salah satunya adalah menggunakan accurate online yang didalamnya sudah ada fitur pesediaan, penjualan dan pembelian yang saling terintegrasi satu sama lain.

PENAWARAN ACCURATE 5

PENAWARAN ACCURATE ONLINE

[/av_textblock] [/av_one_full]